NASIONAL

BMKG: RI Dikepung 3 Siklon, Curah Hujan Satu Bulan Bisa Turun Sehari

bmkg,
Bibit Siklon Tropis 91S Update 11 Desember 2025. (Bahas/BMKG)

JAKARTA โ€“ Peringatan serius disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025).ย 

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, melaporkan langsung kepada Presiden bahwa wilayah Indonesia saat ini tengah “dikepung” oleh tiga sistem siklon sekaligus yang berpotensi memicu cuaca sangat ekstrem.

Tiga sistem tersebut terdiri dari Siklon Tropis Bakung yang mengalami penguatan, serta dua bibit siklon baru yang muncul di wilayah selatan Indonesia.

Hasil Sidang Isbat: Awal Puasa Pemerintah Mulai Kamis 19 Februari, Beda Sehari dengan Muhammadiyah

Siklon Bakung Menguat

Dalam laporannya, Faisal merinci sistem pertama yakni Siklon Bakung yang berada di barat daya Lampung. Meski pergerakannya menjauhi Indonesia, intensitasnya tercatat meningkat dari kategori 1 menjadi kategori 2.

Kondisi ini diperparah dengan fenomena awan yang terperangkap di antara Pulau Sumatra dan Semenanjung Malaysia. Hal ini diprediksi akan memicu durasi hujan ekstrem selama 2-3 hari ke depan.

“Jadi dibayangkan curah hujan selama 1 bulan, bahkan 1,5 bulan itu turun dalam 1 hari. Dan itu berlangsung 2-3 hari,” jelas Faisal menggambarkan potensi eskalasi bencana yang sangat besar.

Beban Utang Whoosh Rp 1,2 Triliun per Tahun Akan Ditanggung APBN

Muncul Bibit Siklon di Bali dan Papua

Selain Siklon Bakung, BMKG juga mendeteksi dua ancaman lain. Bibit siklon 93S teridentifikasi di wilayah selatan Bali, Nusa Tenggara, hingga Jawa Timur. Sementara itu, pada Senin siang, muncul bibit siklon 95S di selatan Papua.

“Keberadaan siklon dan bibit siklon ini meningkatkan kondisi curah hujan tinggi hingga sangat tinggi, serta gelombang tinggi di perairan sekitarnya,” tambah Faisal.

Siaga Bencana

Menyikapi kepungan tiga sistem cuaca ini, BMKG telah melakukan koordinasi intensif dengan Menteri Koordinator PMK, BNPB, BPBD, serta Basarnas.

12.262 Pasien Cuci Darah BPJS Dinonaktifkan, Menkes BGS Usul Reaktivasi Otomatis

Masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap risiko banjir dan gelombang tinggi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami akan pantau terus dinamikanya, harapannya kita masuk, hingga mendekat lagi yang akan mempengaruhi kondisi curah hujan,” pungkas Faisal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita BAHAS ID WhatsApp Channel Disini. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

13,5 Juta Peserta Nonaktif, Kemensos Buka Opsi Reaktivasi PBI JKN Lewat Pemutakhiran Data

ร—
ร—