BERITA SPORT

Olympian Nurul Akmal Jadi PPPK Paruh Waktu, Kemenpora Buka Suara

Olympian Nurul Akmal
Aksi lifter putri Tanah Air, Nurul Akmal. (NOC Indonesia/Naif Muhammad Al’as/Canon Indonesia)

JAKARTA Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) angkat bicara terkait kegaduhan publik mengenai status atlet angkat besi Olimpiade (Olympian), Nurul Akmal, yang diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu. 

Menanggapi isu yang viral tersebut, Kemenpora menyatakan tengah melakukan komunikasi intensif dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) terkait formasi kepegawaian bagi atlet berprestasi.

Sekretaris Jenderal Kemenpora, Gunawan Suswantoro, membenarkan bahwa pihaknya telah mengetahui keluhan sang lifter andalan Indonesia. Ia menegaskan bahwa nasib status kepegawaian atlet saat ini masih dalam tahap pembahasan di tingkat kementerian terkait.

Cara Kemkomdigi Genjot Skill Digital: Siapkan 8.000 Akun Canva Pro Gratis

“Kami sedang komunikasikan dengan KemenPAN-RB, karena formasinya masih digodok di sana,” kata Gunawan kepada awak media di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Gunawan juga menyarankan agar detail mekanisme pengangkatan tersebut dikonfirmasi lebih lanjut kepada KemenPAN-RB selaku pemegang otoritas regulasi aparatur negara.

“Coba tanya di sana, barangkali ada prioritas di sana. Mekanismenya dari sana dulu,” tambahnya.

Interpol Resmi Terbitkan Red Notice Riza Chalid, Kini Jadi Buronan Internasional

Isu ini mencuat ke permukaan setelah Nurul Akmal mengunggah foto dirinya mengenakan seragam Korpri di akun Instagram pribadinya, @nurulakmal_12. Dalam unggahan tersebut, Nurul menyertakan keterangan rasa syukur namun dibubuhi emotikon sedih yang memperjelas statusnya sebagai PPPK Paruh Waktu. Unggahan ini memicu simpati publik yang menilai apresiasi pemerintah terhadap atlet level dunia masih kurang maksimal.

Sebagai informasi, Nurul Akmal bukanlah atlet sembarangan. Lifter asal Aceh ini memiliki rekam jejak prestasi gemilang di panggung internasional. Ia merupakan veteran dua kali Olimpiade, yakni Tokyo 2020 (peringkat 5 besar) dan Paris 2024.

Selain itu, Nurul juga telah menyumbangkan medali perak di Islamic Solidarity Games 2017, medali di Asian Championships, serta dominasi di level nasional dengan memecahkan rekor pada PON Papua 2021 dan PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Normalisasi Layanan Grok: Kemkomdigi Siap Blokir Lagi Jika Melanggar

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita BAHAS ID WhatsApp Channel Disini. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

×
×