BAHAS โ Jumlah korban jiwa di Jalur Gaza, Palestina terus meningkat sejak agresi Israel dimulai pada Oktober 2023.ย
Menurut laporan WAFA, Senin, 18 Agustus 2025, hingga saat ini tercatat sedikitnya 62.004 orang meninggal dunia, sebagian besar di antaranya adalah perempuan dan anak-anak.
Selain itu, 156.230 warga lainnya mengalami luka-luka akibat serangan yang berlangsung tanpa henti.
Sumber medis di Gaza menyebutkan, sejak Israel melanggar perjanjian gencatan senjata dan kembali melancarkan serangan pada 18 Maret 2025, sedikitnya 10.460 warga sipil tewas dan 44.189 orang luka-luka.
Tragedi juga terjadi dalam upaya masyarakat mencari bantuan kemanusiaan. Dalam 24 jam terakhir, 27 warga Palestina dilaporkan tewas dan 281 lainnya terluka saat mencoba mendapatkan bantuan.
Dengan demikian, jumlah total korban yang gugur saat mengakses bantuan mencapai 1.965 orang, sementara 14.701 lainnya luka-luka.
Kondisi krisis kemanusiaan semakin diperparah oleh kelaparan. Rumah sakit di Jalur Gaza mencatat lima kematian akibat kelaparan dalam 24 jam terakhir, termasuk dua anak.
Secara keseluruhan, jumlah korban jiwa akibat kelaparan dan malnutrisi telah mencapai 263 orang, di antaranya 112 anak-anak.
Agresi yang terus berlanjut ini memperlihatkan situasi kemanusiaan Gaza yang semakin memburuk, sementara dunia internasional terus mendesak agar kekerasan segera dihentikan.
Sumber: WAFA
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita BAHAS ID WhatsApp Channel Disini. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

