BAHAS โ Operasional Pabrik NPK PT PIM kembali berjalan normal sejak pukul 01.24 WIB, Sabtu, 30 September 2025, setelah sempat dihentikan sementara pasca insiden kebakaran di area luar gudang penyimpanan dan transfer tower, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Jumat sore, 29 Agustus 2025.
Kebakaran yang terdeteksi sekitar pukul 15.05 WIB itu berhasil dipadamkan pada pukul 15.59 WIB berkat kesigapan tim pemadam PT PIM yang dibantu Pemko Lhokseumawe. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, dan distribusi pupuk dipastikan tidak mengalami gangguan.
Penghentian operasional pabrik selama kurang lebih 10 jam dilakukan sebagai langkah pengamanan. Menurut manajemen, kembalinya aktivitas produksi dengan cepat menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan kerja sekaligus memastikan ketersediaan pupuk NPK bagi wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Hal ini juga sejalan dengan kontribusi PT PIM terhadap program Ketahanan Pangan Nasional.
โKeselamatan karyawan dan keamanan fasilitas selalu menjadi prioritas utama kami. Kami bersyukur situasi dapat segera terkendali, sehingga pabrik bisa kembali beroperasi normal dalam waktu singkat,โ ujar Muhammad Taufiq, Pgs. Sekretaris Perusahaan PT PIM.
Dengan langkah sigap dan pengendalian yang cepat, PT PIM menegaskan komitmennya menjaga keandalan operasional, meningkatkan standar keselamatan kerja, dan memberikan layanan terbaik kepada para petani serta mitra usaha di seluruh jaringan pemasaran.
Peristiwa ini sekaligus menunjukkan bahwa operasional Pabrik NPK PT PIM tidak hanya tangguh dalam menghadapi situasi darurat, tetapi juga konsisten mendukung stabilitas distribusi pupuk demi keberlanjutan sektor pertanian nasional.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita BAHAS ID WhatsApp Channel Disini. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

