DAERAH

Lhokseumawe Dikepung Banjir, BPBD: Air Terus Naik, Hampir Seluruh Gampong Terendam

Banjir Lhokseumawe, bahas, bpbd lhokseumawe
Kondisi Jalan Listrik di Kota Lhokseumawe yang terendam banjir, Rabu (26/11/2025) (Bahas/Kiriman Warga)

LHOKSEUMAWE โ€“ Situasi bencana hidrometeorologi di Kota Lhokseumawe kian mengkhawatirkan. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti sejak Senin malam hingga Rabu (26/11/2025) siang, menyebabkan banjir Lhokseumawe meluas secara drastis.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan bahwa puluhan gampong kini terendam air. Bahkan, berdasarkan pantauan visual di lapangan, hampir seluruh wilayah gampong di kota ini telah terdampak genangan.

Ketinggian Air Capai 70 Sentimeter

Intensitas curah hujan yang tinggi membuat debit air di pemukiman warga terus bertambah. Ketinggian air yang merendam rumah-rumah warga bervariasi, mulai dari setinggi lutut orang dewasa hingga mencapai 70 sentimeter di titik-titik terparah. Kondisi ini praktis melumpuhkan aktivitas harian masyarakat.

Raup Rp 3,1 Miliar di Januari, Samsat Lhokseumawe Ingatkan Program Bebas Denda Cuma Sampai April

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Lhokseumawe, Dedi Irfansyah, membenarkan kondisi kritis tersebut. Ia menegaskan bahwa tim gabungan saat ini terus bergerak di lapangan untuk memantau situasi dan mengevakuasi warga jika diperlukan.

“Info sementara air makin meningkat dengan intensitas hujan yang tinggi,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Rabu (26/11/2025).

Pendataan Terkendala Luasnya Wilayah

Dedi mengakui bahwa pihaknya masih terus melakukan rekapitulasi data terkait jumlah pasti kecamatan dan gampong yang terdampak. Namun, besarnya skala banjir kali ini membuat pendataan membutuhkan waktu lebih lama.

Wali Kota Wajibkan UMP Baru, PHK Massal Tak Terhindarkan di Lhokseumawe

“Untuk data kecamatan dan gampong yang terdampak bencana banjir, masih belum terdata semua. Tapi hampir semua wilayah gampong terendam air,” ungkap Dedi menggambarkan masifnya dampak hujan ekstrem kali ini.

BPBD Lhokseumawe mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, dan mematikan aliran listrik untuk mencegah korsleting. Tim gabungan juga disiagakan di titik-titik rawan untuk mengantisipasi kemungkinan evakuasi mendadak seiring debit air yang belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita BAHAS ID WhatsApp Channel Disini. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Gubernur Tetapkan Status Transisi Pemulihan Bencana Aceh 90 Hari, BBM Subsidi Dipermudah

ร—
ร—