EKONOMI & BISNIS

Kejar Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV, Kemenkeu Guyur Bansos hingga Gaji Magang

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV, kemenkeu, purbaya, bahas
Ilustrasi - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Menkeu)

JAKARTA โ€“ Kementerian Keuangan di bawah komando Menteri Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan serangkaian intervensi strategis untuk mengerek pertumbuhan ekonomi kuartal IV – 2025.ย 

Langkah ini diambil mengingat tingkat konsumsi rumah tangga saat ini masih tertahan di bawah level 5 persen, sehingga diperlukan stimulus agar masyarakat memiliki kemampuan belanja lebih besar.

Sasar Kelas Menengah Bawah

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu, menjelaskan bahwa intervensi pemerintah kali ini menyasar lapisan masyarakat yang luas, terutama kelas menengah dan bawah (desil 1 hingga 4).

Update Logam Mulia: Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Hari Ini

“Kita intervensinya sampai ke desil 4. Kita ingin mereka bisa belanja dan juga bisa memutar lagi konsumsi lebih banyak sehingga roda perekonomian juga tumbuh lebih cepat,” ungkap Febrio di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Tambahan Bansos dan Gaji Magang

Untuk mendongkrak daya beli masyarakat, pemerintah menyiapkan tambahan perlindungan sosial sebesar Rp900 ribu yang akan diberikan kepada 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hal ini melengkapi Program Keluarga Harapan (PKH) yang rutin meng-cover sekitar 18 juta keluarga di desil 1 dan 2.

Tak hanya itu, ada juga program magang nasional bagi fresh graduate di mana gaji peserta akan ditanggung penuh oleh pemerintah, bukan perusahaan.

Penerimaan Pajak Januari Tumbuh 30 Persen, Menkeu Purbaya: Defisit APBN 2026 Terkendali

“Nah tetapi secara perlinsos itu kita masih sangat kuat. Bahkan kalau ditambah lagi dengan program-program yang sifatnya juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” papar Febrio.

Ekosistem Makan Bergizi Gratis

Percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi andalan. Febrio menekankan bahwa program ini bukan sekadar membagi makanan, tetapi menciptakan ekosistem ekonomi raksasa dari hulu ke hilir dengan perputaran uang mencapai Rp1 triliun per hari.

“Kalau kita bicara tentang 82,9 juta orang anggarannya sekitar 300 triliun setahun itu tiap hari 1 triliun melibatkan pembelian dan penjualan dan pengolahan makanan dari hulu sampai ke hilir. Dan juga melibatkan banyak orang yang mengolah dan juga mendeliver,” terangnya.

13,5 Juta Peserta Nonaktif, Kemensos Buka Opsi Reaktivasi PBI JKN Lewat Pemutakhiran Data

Ekosistem ini diharapkan berdampak langsung pada masyarakat kelas bawah, meskipun penerima manfaatnya mencakup seluruh anak sekolah hingga ibu hamil tanpa batasan desil ekonomi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita BAHAS ID WhatsApp Channel Disini. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Menekraf Teuku Riefky: Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Baru dalam ‘New Economy’ Indonesia
ร—
ร—