LIFESTYLE SEHAT

Hebat! Satu Ubi Jalar Penuhi 400 Persen Kebutuhan Vitamin A untuk Kulit dan Mata

Ubi Jalar
Ilustrasi pemeriksaan fungsi mata. Kekurangan Vitamin A dapat berisiko menyebabkan gangguan serius pada kornea. Salah satu cara alami dan murah untuk merawat mata adalah dengan rutin mengonsumsi ubi jalar rebus yang mampu memenuhi 400 persen kebutuhan Vitamin A harian. (Bahas/Getty Images)

JAKARTA Ubi jalar kini dikategorikan sebagai superfood berkat kepadatan nutrisinya. Hanya dengan mengonsumsi satu buah ubi jalar rebus ukuran sedang, tubuh dapat memperoleh asupan vitamin A hingga 400 persen dari kebutuhan harian, jauh melampaui rata-rata yang diperlukan orang dewasa.

Kaya Beta-Karoten dan Nutrisi Esensial Berdasarkan data United States Department of Agriculture (USDA), ubi jalar, terutama jenis oranye, kaya akan beta-karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A. 

Satu porsi mengandung sekitar 1.096 mikrogram vitamin A, serta dilengkapi vitamin C, vitamin B6, potasium, dan serat yang mendukung kesehatan jantung, pencernaan, serta sistem imun.

Gen Z Sering Pakai Istilah ‘Lifestyle Incompatibility’ untuk Akhiri Hubungan, Apa Artinya?

Kesehatan Mata dan Regenerasi Kulit Kandungan tinggi vitamin A berperan vital menjaga retina dan penglihatan dalam cahaya redup, serta mencegah risiko keratomalasia (kerusakan kornea). 

Selain itu, vitamin ini berfungsi sebagai antioksidan untuk regenerasi sel kulit, menjaga elastisitas, dan mencegah penuaan dini.

Aman untuk Penderita Diabetes Meski manis, ubi jalar memiliki indeks glikemik rendah sehingga tidak memicu lonjakan gula darah drastis, menjadikannya aman bagi penderita diabetes. 

HIROE 2025 Sukses, Inovasi Pemuda Aceh Curi Perhatian

Harvard T.H. Chan School of Public Health menyebut diet kaya vitamin A seperti ini efektif menurunkan risiko penyakit kronis. 

Cara pengolahan terbaik untuk mempertahankan nutrisinya adalah dengan direbus atau dikukus.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita BAHAS ID WhatsApp Channel Disini. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Benarkah Keju Baik untuk Otak? Simak Fakta Studi Terkait Risiko Demensia

×
×