JAKARTA โ Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengambil langkah konkret untuk meringankan beban administrasi korban bencana alam di wilayah utara Pulau Sumatera.ย
Menteri Imipas, Agus Andrianto, secara resmi mengumumkan kebijakan penggantian paspor gratis bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kebijakan ini diambil sebagai respons cepat pemerintah pusat menyikapi kerusakan dokumen penting warga akibat bencana hidrometeorologi parah yang melanda kawasan tersebut dalam sepekan terakhir.
Untuk merealisasikan kebijakan tersebut, Menteri Agus telah memerintahkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, untuk segera menerbitkan Keputusan Menteri (Kepmen) sebagai payung hukum. Langkah ini diharapkan mempermudah warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen perjalanan akibat terendam banjir.
Selain fokus pada layanan publik, Agus juga menugaskan jajaran Ditjen Imigrasi dan Ditjen Pemasyarakatan untuk melakukan inventarisasi kerusakan pada fasilitas negara.
โNanti dari hasil revitalisasi, nanti akan kita ketahui, kerusakan-kerusakan apa yang ditemukan, permasalahan-permasalahan apa yang terjadi, dampak daripada bencana nanti akan kita lakukan upaya penanggulangan bersama,โ ujar Agus di Jakarta, Jumat (5/12/2025).
Tidak hanya bantuan administrasi, Kemenimipas juga menyalurkan bantuan fisik dalam jumlah besar. Mengingat akses udara dan darat yang sulit, bantuan dikirimkan menggunakan armada TNI Angkatan Laut.
Adapun bantuan logistik yang dikirimkan mencakup 20 ton beras, 9.200 kaleng susu, 2.660 kaleng sarden, 2.000 dus mi instan, dan 2.000 kaleng biskuit.
Kemenimipas juga memberikan perhatian khusus pada kebutuhan perempuan dan anak dengan menyertakan 1.500 pasang pakaian dalam wanita, 3.120 buah pembalut, serta 3.152 buah popok anak dalam paket bantuan tersebut.
Agus menegaskan bahwa bantuan ini adalah wujud solidaritas jajaran Kemenimipas menindaklanjuti arahan Presiden. Hal ini menjadi krusial mengingat data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Jumat (5/12/2025) menunjukkan dampak bencana yang sangat masif, dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 836 orang dan 509 orang masih dinyatakan hilang.
โSebagai tindak lanjut arahan Bapak Presiden, kita semua turut prihatin dan punya kewajiban sosial untuk berkontribusi membantu meringankan penderitaan dari teman-teman kita,โ pungkasnya.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita BAHAS ID WhatsApp Channel Disini. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

