NASIONAL

Pimpin Ratas di Aceh, Prabowo Peringatkan Pejabat: Jangan Cari Untung di Tengah Penderitaan Rakyat!

Prabowo, pejabat, bahas
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di posko terpadu penanganan bencana alam di Aceh di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025). (Bahas/YouTube Setpres)

BANDA ACEH โ€“ Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah terkait penanganan bencana alam di wilayah Sumatera, termasuk Aceh.

Dalam rapat terbatas yang digelar di Kabupaten Bireuen, Minggu (7/12/2025), Kepala Negara secara tegas Prabowo peringatkan pejabat agar tidak ada satu pun pihak yang memanfaatkan momentum musibah ini untuk memperkaya diri atau melakukan praktik korupsi.

Di hadapan para menteri dan pimpinan lembaga, Presiden menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap setiap rupiah uang negara yang dikeluarkan untuk penanggulangan bencana.

Hasil Sidang Isbat: Awal Puasa Pemerintah Mulai Kamis 19 Februari, Beda Sehari dengan Muhammadiyah

“Saya ingatkan kepada semua Menteri, semua pejabat, semua pimpinan, waspada, periksa semua jajaranmu, periksa proyek-proyek yang kalian bertanggung jawab. Saya tidak mau ada pihak-pihak yang menggunakan bencana ini untuk memperkaya diri,” tegas Prabowo.

Presiden memastikan tidak akan mentolerir segala bentuk penyelewengan. Ia memerintahkan aparat kepolisian dan pemerintah daerah untuk memantau pergerakan harga di lapangan guna mencegah praktik pelipatgandaan harga (mark-up) logistik bantuan.

“Saya akan tindak sangat keras. Jangan ada mencari keuntungan di tengah penderitaan rakyat,” ucap Presiden dengan nada tinggi.

Tembus Jalan Berlumpur, Relawan Garisdepan.org Ungkap Fakta Miris di Desa Kappa Bireuen

Ia menambahkan, “Kepolisian, semua pihak periksa, pemda, catat kalau ada yang nakal-nakal lipatgandakan harga dan sebagainya.”

Selain memberikan peringatan, Prabowo juga mengubah pola kerja penanganan bencana. Ia berkomitmen untuk lebih sering berkantor atau mengunjungi lokasi terdampak di Aceh dan Sumatera guna mempercepat pengambilan keputusan.

“Saya akan terus monitor, mungkin tiap beberapa hari saya akan datang terus ke semua daerah. Saya hanya memberi moril, saya hanya mau tahu dengar langsung apa yang dibutuhkan sehingga bisa ada keputusan cepat,” jelasnya.

Beban Utang Whoosh Rp 1,2 Triliun per Tahun Akan Ditanggung APBN

Presiden menegaskan bahwa rapat-rapat terbatas ke depan akan lebih banyak dilakukan langsung di daerah-daerah yang sedang mengalami kesusahan agar solusi yang dihadirkan pemerintah benar-benar konkret dan cepat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita BAHAS ID WhatsApp Channel Disini. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

12.262 Pasien Cuci Darah BPJS Dinonaktifkan, Menkes BGS Usul Reaktivasi Otomatis
ร—
ร—