NASIONAL

Presiden Prabowo Hapus Utang KUR Petani Terdampak Bencana Sumatera

Prabowo Hapus Utang KUR, bahas,
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan di Pos Pendamping Nasional Penanganan Bencana Alam Aceh yang berlokasi di Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Minggu, 7 Desember 2025. (Bahas/BPMI Setpres/Cahyo)

BIREUEN โ€“ Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, membawa angin segar bagi para petani yang menjadi korban bencana alam di wilayah Sumatera. Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu (7/12/2025), Kepala Negara secara resmi mengumumkan kebijakan Prabowo hapus utang KUR (Kredit Usaha Rakyat) bagi petani yang gagal panen atau merugi akibat bencana.

Presiden menegaskan bahwa musibah ini dikategorikan sebagai force majeure atau keadaan kahar, sehingga beban finansial petani akan ditanggung oleh negara dan dihapuskan.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden usai meninjau langsung proses pengerjaan jembatan darurat (bailey) di kawasan Teupin Mane, Bireuen. Prabowo menyadari bahwa kerusakan lahan pertanian akibat banjir dan longsor bukan kesalahan petani, melainkan dampak alam yang tak terhindarkan.

Hasil Sidang Isbat: Awal Puasa Pemerintah Mulai Kamis 19 Februari, Beda Sehari dengan Muhammadiyah

“Pangan akan kita kirim dari tempat lain. Cadangan-cadangan masih cukup banyak. Kemudian, utang-utang KUR. Karena ini keadaan alam. Kita akan hapus dan petani tidak usah khawatir. Karena ini bukan kelalaian, tapi keadaan terpaksa, force majeure,” tegas Prabowo di lokasi bencana.

Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban psikologis dan ekonomi para petani agar bisa bangkit kembali pascabencana.

KSAD Pimpin Satgas Jembatan

Selain urusan ekonomi, Presiden juga bergerak taktis dalam pemulihan infrastruktur. Ia menunjuk langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, untuk memimpin satuan tugas (Satgas) percepatan perbaikan jembatan bersama pemerintah daerah.

Tembus Jalan Berlumpur, Relawan Garisdepan.org Ungkap Fakta Miris di Desa Kappa Bireuen

“Saya tunjuk nanti KASAD sebagai satgas percepatan perbaikan jembatan, nanti dibantu pemerintah daerah. Karena beliau punya banyak pasukan, konstruksi, pasukan pembangunan, pasukan teritorial jadi segera membantu,” jelas Presiden.

Apresiasi Sinergi Lapangan

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyempatkan diri berdialog dengan personel TNI, Polri, tim teknis Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta para relawan. Ia mengapresiasi kerja keras lintas sektoral yang bahu-membahu menangani dampak bencana.

“Jadi setelah saya lihat kondisi, kerja semua instansi baik. Bahu membahu sama rakyat, sama pemerintah daerah, polisi, tentara semua bekerja,” pungkasnya.

Beban Utang Whoosh Rp 1,2 Triliun per Tahun Akan Ditanggung APBN

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita BAHAS ID WhatsApp Channel Disini. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

ร—
ร—