BANGKOK โ Janji Presiden Prabowo Subianto untuk menaikkan bonus medali emas menjadi Rp1 miliar terbukti menjadi “bahan bakar” ampuh bagi kontingen Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand.
Dampaknya terlihat nyata pada hari ketiga penyelenggaraan, Kamis (11/12/2025). Skuad Merah Putih tampil menggila dengan memborong 8 medali emasโdua kali lipat dari target harianโsekaligus mengatrol posisi Indonesia ke peringkat tiga klasemen sementara di SEA Games tersebut.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyebut capaian ini sebagai langkah awal yang menjanjikan menuju target utama: Olimpiade. Prestasi di SEA Games ini bisa menjadi batu loncatan.
Ledakan Prestasi di Hari Ketiga
Hingga Kamis malam, Indonesia sukses mengumpulkan total 13 emas, 24 perak, dan 14 perunggu, menempel ketat Vietnam di posisi kedua. Lonjakan ini didapat setelah “panen raya” 8 emas dalam sehari dari berbagai cabang olahraga (cabor), sebuah kebanggaan bagi pencapaian di SEA Games.
Cabor renang dan atletik menunjukkan konsistensi tinggi sesuai prediksi. Jason Donovan Yusuf dan Masniari Wolf menguasai nomor gaya punggung, sementara Diva Renatta Jayadi berjaya di lompat galah. Kejutan manis justru datang dari lima cabor yang tak ditargetkan emas namun sukses juara, yakni Basket 3×3 Putri, Canoe, Cycling MTB, Extreme Sport, dan Karate.
Komitmen Rp1 Miliar Presiden Prabowo
Semangat juang para atlet ini sejalan dengan pesan Presiden Prabowo saat pelepasan kontingen di Istana Negara, Jumat (5/12) lalu. Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk menaikkan bonus peraih emas dari Rp500 juta menjadi Rp1 miliar demi kesejahteraan masa depan atlet di ajang SEA Games dan beyond.
“Yang dapat medali emas, Saudara, tapi mereka didorong oleh cinta Tanah Air, mereka ingin mendengar lagu kebangsaan Indonesia dihormati oleh bangsa-bangsa lain,” pesan Prabowo kala itu.
Menpora Erick Thohir menilai, bonus fantastis ini bukan sekadar angka, melainkan bukti keberpihakan negara. “Kita tahu Presiden telah menjanjikan bonus Rp1 Miliar, ini salah satu bentuk komitmen Presiden untuk memajukan olahraga Indonesia,” ujar Erick, Kamis (11/12) malam di Bangkok.
Evaluasi Menuju Olimpiade
Meski bangga dengan capaian di Bangkok, Menpora mengingatkan bahwa SEA Games hanyalah sasaran antara. Sesuai arahan Presiden, target utama prestasi olahraga Indonesia adalah panggung dunia, yakni Olimpiade. Persiapan SEA Games membutuhkan strategi untuk Olimpiade juga.
Menpora menegaskan akan terus mengevaluasi 21 cabor unggulan yang telah ditetapkan Presiden. Hasil di Thailand akan menjadi tolak ukur penerapan sistem promosi-degradasi dalam pembinaan atlet nasional.
“SEA Games 2025 Thailand ini tentu jadi bahan evaluasi kami untuk Kemenpora agar bisa menjaga target medali… Kita harus bersama menyiapkan jauh-jauh hari, kita siapkan program road map jangka panjang, sport science, dan juga evaluasi yang transparan,” tegas Erick.
Kini, dengan motivasi bonus besar dan peta jalan yang jelas, para atlet Indonesia diharapkan terus menjaga konsistensi performa hingga penutupan pesta olahraga Asia Tenggara ini.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita BAHAS ID WhatsApp Channel Disini. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

