JAKARTA โ Google kembali memanjakan pengguna sistem operasi Android 16 dengan serangkaian pembaruan fitur cerdas. Raksasa teknologi ini secara resmi mengumumkan kehadiran kemampuan baru yang berfokus pada perlindungan pengguna dari penipuan digital serta peningkatan pengalaman komunikasi.
Salah satu sorotan utama dalam pembaruan ini adalah integrasi kecerdasan buatan (AI) yang mampu melakukan pemeriksaan penipuan secara langsung (live fraud detection) melalui fitur populer, Circle to Search.
Google memposisikan fitur keamanan ini sebagai tameng utama bagi pengguna. Melalui Circle to Search, pengguna kini dapat menyeleksi teks atau konten di layar yang dianggap mencurigakan.
Sistem AI kemudian akan bekerja otomatis menampilkan ringkasan yang diambil dari berbagai sumber web untuk memverifikasi keaslian pesan tersebut. Jika terindikasi penipuan, Google akan memberikan peringatan serta panduan langkah selanjutnya. Fitur ini dirancang untuk memberikan konteks cepat saat pengguna membaca percakapan yang meragukan.
Melansir laporan Android Police, Rabu (10/12/2025), Google juga memperkuat benteng pertahanan di aplikasi Google Messages. Pengguna kini akan mendapatkan peringatan yang lebih jelas saat dimasukkan ke dalam grup percakapan oleh nomor tak dikenal.
Fitur ini dilengkapi dengan opsi tindakan cepat satu ketukan (one-tap) untuk keluar dari grup, memblokir pengundang, atau melaporkan percakapan tersebut sebagai spam. Hal ini memangkas kerumitan yang sebelumnya dialami pengguna saat menangani undangan grup sampah.
Selain keamanan, sisi hiburan dan aksesibilitas juga mendapat perhatian lewat fitur “Expressive Captions”. Tidak sekadar menampilkan teks, fitur ini mampu memberikan konteks nada bicara dan suara sekitar secara real-time.
Pengguna bisa melihat label emosional seperti “gembira” atau “sedih”, serta tag suara latar seperti “sorakan” atau “tepuk tangan”. Ini sangat berguna bagi pengguna yang menonton livestream atau story media sosial dalam kondisi audio dimatikan (muted).
Fitur menarik lainnya yang masih dalam tahap uji coba beta di aplikasi Phone by Google adalah “Call Reason”. Fitur ini memungkinkan penelepon menandai panggilan keluar ke kontak tersimpan sebagai “mendesak” atau urgent.
Label urgent ini akan muncul di layar penerima panggilan. Bahkan jika panggilan tak terjawab, tanda tersebut akan tetap terlihat di riwayat panggilan, memberi sinyal bahwa ada situasi sensitif waktu yang butuh respons cepat.
Seluruh pembaruan ini digulirkan melalui aplikasi inti Google seperti Gboard, Phone, Messages, dan Chrome untuk ekosistem Android 16.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita BAHAS ID WhatsApp Channel Disini. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

